semarang

tak henti hentinya kukagumi tanjakan gombel, yang selalu kulewati kala fajar, dari stasiun tawang menuju rumah ku di pucuk bukit. hamparan bintang di langit ditandingi oleh jutaan kerlip lampu yang tersebar di semarang bawah. keindahan langit dan bumi bertemu di cakrawala laut jawa, masih ditingkahi kerlip lampu kapal yang entah lego jangkar, entah sedang berlayar…

tak pernah kulupa, delapan tahun silam saat malam tiba..keesokan paginya aku kan meninggalkan semarang, menuju jogjakarta tuk menggapai cita-cita..
sebuah bis kota menjadi saksi tetes-tetes air yang menyelinap diantara ujung mata..saat saksikan bintang di hamparan langit bumi itu….keindahan yang sisakan pedih di hati

…….

This entry was posted in otjehan sagala matjem. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s