bis DAMRI semarang

karena pengen dapet atmosfer malem di biskota, aku naek damri jurusan johar-perumnas. sekarang dah bis mini, bukan mercedes benz enam roda lagi. hiks, sedih juga karena bis damri mercy itu sudah dialihkan ke rute mangkang-terboyo semua.

well, let’s bygone be bygone. singkat kata, sembari ngetem di depan katedral tugu muda, aku menangkap sebuah atmosfer yang sudah lama kurindukan, yaitu percakapan antar penumpang yang tidak saling kenal. yup, sederhana, tetapi ini yang sekarang tidak setiap hari kudapat. dulu, masih inget banget nih, pasti kalo lagi dalam perjalanan, temen sebangku akan mengajak ngobrol, chit chat, ngalor ngidul…tapi ramah dan bersahabat. dan jika akan turun, entah kita atau orang itu duluan, maka salah satu akan bilang ‘monggo mas/pak/mbak/bu, saya turun duluan’…mungkin sempat kenalan, walaupun entah nanti lupa lagi..
bahkan, saking akrabnya obrolan, bagi para penglajo, jaman itu pernah kudengar ada arisan penumpang bus nasima jurusan semarang-ambarawa. hehe….

ketika bis damri melaju, ada satu yang ternyata kurindukan, dan kini tak lagi kudapatkan..suara deruman khas mesin mercedes..yup, suara derum yang bertenaga itu kini tak dapat kudengar lagi. bus-bus damri/ppd jakarta suaranya ga sekeren di semarang [walah, padahal kan sama tho kayaknya ?]

 

2 thoughts on “bis DAMRI semarang”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s