Bisikan Hantu

Tiap Minggu malam, 20.30 waktu indonesia barat, sebuah stasiun TV lokal di Jakarta menayangkan  serial ini, Bisikan Hantu. Hahaha, kalian yang tidak bisa menerima siaran TV lokal dimaksud, kaciaaan.. sebab serial TV ini adalah bukan sinyetron buatan lokal. Pemeran utamanya aja  Jennifer Love Hewitt, David Conrad dkk. Ga pernah denger? Ya iyalah.. kayaknya mereka ga pernah maen bareng Bunga Citra, Rafli, ato sapa lagi tuh…

Ghost Whisperer

adalah kisah hantu-hantuan (yang tentu akan langsung dicap tak Islami wekekek, kerana memang roh manusia koq dicritain gentayangan…) namun, terlepas dari itu, — ini agak berat loh — menyimak serial ini membuat aku malu sebagai seorang yang di KTP nya dituliskan beragama Islam. Malu, terhadap sodara-sodara ku di Indonesia ini yang membikin kisah-kisah semacam, namun jauuuuuuuuuuuuuuuuuuhhhhhhh banget dari memberikan makna yang dalem.

Pernah lihat kisah kiai yang mengurusi pemakaman penjahat/pelacur/pendosa? pernah melihat kisah kuntilanak/jailangkung/tuyul?  Bandingkan dengan menyimak pengakuan seorang tentara US Army yang helikopternya jatuh di Lo Valley, dan pada momen jatuh itu, ia bersyukur bahwa yang terakhir dilihatnya adalah sebuah air terjun yang indah. Pun ia sedih karena yang dipikirkan nya adalah bukan hujan peluru dari Vietcong, bukan asap dari heli nya yang terbakar. Namun istrinya, back in the US, yang sedang hamil 6 bulan, anak pertamanya.. Jadi ia memohon kepada Mellinda, si pendengar bisikan arwah ini, untuk menyampaikan kepada anaknya (dan tentunya kepada pemirsa), pesan dari Bapaknya. “Kembalilah, dampingi lah istrimu. Momen kelahiran anakmu, don’t miss it” (uups, pake logat kebule-bule an selayaknya artis sinetron aja nih)

Seorang bapak, yang tidak sempat melihat kelahiran anaknya, dan tidak pula sempat berpesan kepada anaknya, untuk tidak melewatkan kelahiran anaknya (cucunya). Sehingga ia tersesat, belum bisa menyeberang ke alam sana. Dan seorang anak, yang ibunya selalu menceritakan tentang bapak yang tak pernah sempat ia tatap, baik ataupun buruk, senang ataupun duka, seminggu sekali..

Hmm, jika anda kebetulan sedang di Jakarta, pada hari Minggu malem, boleh lah simak sekali-kali serial ini.. Tapi pesen saya satu, dampingilah anak anda untuk memberiken penjelasan yaaa…

Eh satu lagi, jika dilihat-lihat sih memang menonton seri ini cukup menguras emosi ya?dan membikin dahi berkerut.. Nielsen, brapa rating seri ini? bilang dong ke aku hehehehe

This entry was posted in otjehan sagala matjem. Bookmark the permalink.

2 Responses to Bisikan Hantu

  1. mestiwira says:

    halah cerito iki. nek ra salah, wis tau nongton. ning gandeng no omah ora ono sing seneng, yo terpaksa ikut majority vote, alias ganti channel.
    >> karena, pada saat bersamaan sedang tayang 3 sinyetron laen sekaligus
    walhasil, 3-1 khaan?

  2. rakhmatp says:

    Memang film yang sangat bagus dan kadang membuat kita berpikir tantang apa hal yang akan kita sesali apabila kita tahu kita akan meninggal sekarang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s