Fanatics

Selama ini aku mengenal pengguna komputer Apple sebagai orang yang fanatik, evangelis, selalu menjelek-jelekkan OS tetangganya. Tidak mau pindah ke OS lain.

Tapi setelah empat hari (!) berturut-turut menangani -baik langsung maupun tidak- sebuah komputer desktop, barulah aku sadar bahwa sebenarnya yang fanatik itu pengguna komputer ber sistem windows.

Giliran harddisk tidak bisa booting, mau pinjem harddisk kompie lain jelas tidak bisa (kalo di mac, ada namanya Target Disk). Giliran discan ulang (padahal tiap pagi anti virus sudah diupdate), trojan dan virus dimana-mana. Giliran ada yang berulah  meng install ulang, ellhadalah… system restore bawaan paberik jadi tidak jalan.  Huh….

Tapi tetep saja, giliran ditawari macbook, bilangnya… koq mahal?

Wakakakakakkakakakak

This entry was posted in otjehan sagala matjem. Bookmark the permalink.

One Response to Fanatics

  1. kakeko says:

    wakakak bener tuh mas tapi wenakan pake pclinuxos mas daripada ubuntu dah woke tinggal jalan semua fitur berjalan dengan lancar tanpa hambatan yang pasti asyik adalah ngga pusing kena virus, browsing teteup asyik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s