Google Operating System, Netbook, Hemat Energi

Setelah melepaskan status beta pada produk2 nya, Google merilis rencana pembuatan sistem operasi untuk komputer yang mereka namakan Google Chrome OS. Sesuai dengan keterangan dalam FAQs, sistem operasi ini akan dirilis pada jalur open source. Menarik untuk dicermati bahwa Google membedakan antara Android (untuk mobile device) dan Chrome OS (untuk personal computer), dan disisi lain juga mengakui bahwa kedua OS ini bisa jadi overlap. Padahal, dengan kemampuan mobile device sekarang ini rasanya pembedaan semacam ini lebih untuk menjawab kebutuhan akan adanya Photoshop di komputer anda 😀

Lalu, apa hubungannya dengan google chrome OS, netbook dan hemat energi?. Kak Eko sudah mengulas beda antara netbook dan notebook dalam bahasan yang lugas. Lalu, dalam diskusi singkat mengenai PC mini-itx seorang rekan menyebutkan alasan upgrade-ability dan sale-ability (:D) dalam memilih komputer untuk warung internetnya. Nah, disini, terlihat bahwa asalkan penggunaan utama komputer dan juga notebook adalah untuk mengakses internet, email dan pekerjaan administratif (mengetik, tabulasi data), komputer mini-itx dan netbook tentunya sudah cukup, bukan demikian? Beberapa rekan di kampus sudah memilih menggunakan netbook untuk dibawa2 karena menenteng laptop lebih besar dari 14″ setiap hari sudah cukup untuk membuat encok kambuh dan punggung melengkung. Nah, Chrome OS menawarkan kemudahan lebih lanjut dimana semua aplikasi berbasis web, dan bisa jadi data anda pun akan tersimpan online (ingat google docs?). Masa2 indah nan menegangkan untuk install ulang OS berikut driver2 dan aplikasi2 akan sirna dengan prinsip ini. Produktivitas pun akan terbantu karena tidak lagi dipusingkan dengan hal-hal remeh namun mengganggu semacam kompatibilitas data maupun virus di flash disk.

Namun kebimbangan terbesar ku adalah, untuk Indonesia, apakah komputer2 mini dan netbook berbasis cloud OS akan sanggup bertahan pada kondisi jaringan internet seperti sekarang ini? Padahal, jika terbayang bahwa semua komputer di kantor bisa memakai Chrome OS ini, berapa banyak penghematan yang bisa dihasilkan baik dari anggaran penyediaan komputer dan perawatan? Pertanyaan lebih lanjut, bagaimana dengan privacy? Itu mah, silahkan anda sendiri yang menjawabnya hahaha…

PS : bagaimana dengan nasib cloud-computing OS yang laen?

This entry was posted in biznis, misc., otjehan sagala matjem. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s