Solusi sejauh sapuan jemari

Media bagi manusia dalam berkomunikasi dan berbagi informasi telah melalui lompatan demi lompatan dalam kurun waktu lima belas tahun pertama abad ke-21. Mungkin diantara pembaca ada yang masih ingat betapa pada tahun 1990-91, rakyat Indonesia yang memiliki televisi dapat melihat secara langsung bagaimana peluru kendali Tomahawk meluncur dari kapal selam,  bom MK-82 yang seperti tercurah dari perut pesawat pembom B-52 Stratofortress, serta garis silang tegak lurus dan mendatar yang berpendar hijau yang tiba-tiba terang benderang oleh gambar ledakan.

Pada kurun waktu itu, untuk mencari info tentang B-52 bukan perkara mudah bagi murid SMP kelas 1  yang tidak memiliki komputer dan tidak berlangganan majalah serta siaran TV yang dapat ditangkap hanya TVRI. Sampai kemudian di tahun 1994 barulah saya bisa melihat secara langsung ukuran dan detil di dalam  B-52 dalam sebuah buku tentang pesawat terbang di perpustakaan SMA.

Kini, nyaris semua informasi di muka bumi ini ibarat hanya sejauh sapuan jari di layar 4 atau 5 atau 10 inchi  atau berapapun itu, yang seringkali tidak pernah berada lebih jauh dari satu hasta dari kepala kita.  Contohnya, ketika sabak elektronik yang ada di rumah mendadak bertingkah aneh. Dari situs yang sudah terkenal sejak jaman sewa internet itu Rp 10.000 per jam, memang sabak besutan HP ini memang lemah di tenaga batere. Tetapi tetap saja cukup kaget ketika hendak menyalakan sabak ini, yang muncul adalah peringatan batere sudah kosong padahal seingatku posisi terakhir saat menekan tombol power masih 50% atau lebih. Setelah berseluncur sejenak dengan kata kunci “hp stream 7 battery drain”, munculah jawabnya. Perangkat hibrida antara netbook dengan sabak elektronik 7 inchi ini ternyata memiliki masalah dengan driver soundcard  Intel SST Audio yang tidak dapat dimatikan secara penuh bahkan ketika sabak dalam keadaan sleep mode. Solusinya cukup sederhana, yaitu memastikan bahwa volume dalam posisi 0 atau mematikan volume sang sabak sebelum sleep mode.

Tentunya hal tersebut di atas bukan solusi akhir, karena  tentu saja sang produsen lah yang semestinya menuntaskan masalah kartu suara yang terus mengambil daya dari batere saat semua aktifitas pada sabak sedang tidak aktif.

This entry was posted in otjehan sagala matjem, tricks and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s